Friday, 2 September 2011

Kecantikan Seorang Wanita

"Kecantikan parasmu membuatku jatuh hati, sayang.............."
"Pesonamu begitu indah, terlihat dari caramu tersenyum........."
"Sungguh, bidadari dari manalagikah engkau, duhai kekasih..."

Begitulah beberapa ungkapan cinta yang terlontar kala mereka melihat keindahan rupa parasmu kawan. Ya, keindahan yang begitu membuat orang-orang terpana setiap kali kau muncul dihadapan mereka. Siapapun tak ingin pergi menjauh darimu, tak ada satu pun yang ingin memalingkan matanya dari kemilau wajahmu. Bagaimana perasaanmu tatkala semua itu terjadi? sungguh barang tentu bahagia sekali... Tak ada seorang wanita pun yang ingin memiliki rupa yang buruk. Hah? adakah rupa yang buruk kawan? tentu ada...mereka yang lupa cara bersyukur pasti berfikir bahwa wanita itu ada yang cantik dan ada pula yang buruk. Tapi apalah kata manusia, sungguh di mata Allah lah sebaik-baik penilaian kawan...
Berbicara mengenai kecantikan rupa seorang wanita tentu tak pernah basi untuk dibahas. Tak ada satu pun yang tak tertarik dengan urusan yang satu ini. Sebenarnya, apakah arti dari kecantikan itu sendiri? Jangan pernah lupa kawan, kecantikan yang kau miliki saat ini adalah amanah dari Tuhan kita. Ia bukan hal yang patut kita sombongkan, bukan pula alat untuk mendapatkan apa saja yang kita inginkan. Kadang kala kita lupa, kecantikan paras kita sering kali membuat kita merasa bebas melakukan apa saja, bertindak seenaknya, dan berbicara sesukanya.


Bukan salah jika kita bahagia dengan wajah yang kita miliki, bukan berdosa pula jika kita menatanya begitu indah dan enak dilihat, malah Tuhan menganjurkan kita untuk selalu tampil bersih dan indah asalkan dengan niat yang benar, bukan untuk pamer tapi untuk menentramkan hati suami dan menebarkan citra baik para muslimah. 


Kawan, satu hal yang patut kita ingat, kecantikan kita bukanlah suatu hal yang abadi. Seindah apapun itu, seputih apapun itu, selembut apapun itu, suatu saat akan ada kalanya kecantikan itu pergi meninggalkan kita. Tak adalagi kebanggaan yang dulu melekat di hati kita. Tak ada lagi keindahan yang tersisa. Semuanya habis ditelan usia, hilang ditelan masa. 
Wajah kita yang dulu begitu lembut akan berakhir kasar. Paras kita yang begitu kencang akan berubah kendor penuh keriput. Mata kita yang dahulu begitu tajam akan menjadi rabun dan tak seindah dulu kala. Bibir kita yang dulu terlihat begitu menawan, suatu saat akan mengerut dan tak menyisakan lagi keindahan. Semua keindahan saat ini sungguh hanyalah titipan yang semu, yang sebentar lagi akan pudar, akan sirna, dan akan lenyap. Waktu kita didunia ini hanya sebentar, sebentar kita mengedipkan mata kita, sesebentar itu saja, sungguh.


Maka kawan, aku hanya ingin mengingatkan, tentu sebagai pelajaran untukku juga. Tak usahlah kita terlalu berbangga dengan kecantikan wajah yang kita punya, tak usahlah kita terlalu mengedepankan wajah kita karena sebaik-baik keindahan adalah keindahan hati. Sia-sia saja jika paras kita ayu namun hati kita busuk, terlalu rugi jika kehinaan hati kita mengalahkan keindahan wajah kita. Anggap saja keindahan ini sebagai hadiah dari Tuhan yang harus selalu kita jaga dengan baik di tempat yang baik pula. Insyaallah Tuhan akan ridha dengan kita semua, aminn.....






No comments:

Post a Comment