Seperti biasa aku selalu
menuliskan hal-hal yang kuanggap berkesan dalam hidupku. Hari ini aku ingin
berbagi dengan pembaca sekalian tentang ceritaku saat menghapalkan surat-surat
di juz terakhir Al-Qur’an. Ya, entah
terdengar rajin, aneh, atau bahkan lucu, yang jelas hal itu benar-benar
sedang aku lalukan. Mulai tahun ini, kampusku mewajibkan seluruh mahasiswanya
untuk hafal 1 juz Al-Qur’an sebagai syarat mengikuti sidang, dan bagiku ini
sungguh WOW, hahahaha.
Awalnya memang sangat kaget
sekali aku mendengarnya, tak terbayang bagaimana susahnya menghafalkan
surat-surat panjang yang hampir satu halaman itu. Setiap kali aku membayangkannya saja sudah
shock dan yakin tidak mampu.
Namun, waktu terus bergulir,
hingga aku melihat beberapa temanku mulai hafal sedikit sedikit surat-surat
panjang itu. Tentu saja, aku kembali berfikir, kalau mereka saja bisa, kenapa
aku tidak? Mulai hari itu tumbuhlah perlahan rasa yakin dan percaya diri untuk
menghafal ayat-ayat Al-Qur’an yang sebelumnya sangat aku takuti itu. Dan yapp,
aku yang sebelumnya hanya menghafal surat-surat pendek seperti At-Thariq,
Al-Bayyinah, dll pun mulai terbiasa dan bisa menghafal surat yang agak lebih
panjang. Walaupun memang diakui butuh waktu untuk menghafalnya sampai fasih,
aku terus berusaha. Salah satu trik mudah untuk membiasakannya ialah dengan
membaca surat-surat tersebut di dalam setiap rakaat shalat yang kita lakukan,
ini benar-benar ampuh lohh teman, kalo ga percaya boleh dicoba :D . Ada juga
trik selanjutnya, yaitu mp3, dengan mendengarkan murratal qur’an yang sudah
bisa kita dapatkan dimana-mana, kita bisa membiasakan mendengarkan qur’an ini,
tak terasa lidah kita pun akan lancar membaca ayat-demi ayat Al-Quran.
Selanjutnya adalah trik terakhir, kalo yang satu ini sih agak aneh juga, kalin
pastinya punya waktu luang kan, yang biasa dipake bengong, nongkrong ga jelas,
ato mungkin dipake tidur... Nah coba deh waktu loong itu diganti dengan
menghafal surat-surat yang sudah kita hafalin sebelumnya, yaa itung-itung
nelancarin aja, ga usah terlalu serius, kalo kata orang tu ‘Sersan’ serius tapi
santai :D
Nahhh, itu tadi cerita tentang
Juz Ama yang happy ending, duh sampai terharu saya teh nulisnya juga... hhahha
lebay. Mudah-mudahan bisa jadi pembelajaran buat kita semua, kalo ternyata ngafalin
qur’an itu ga sesusah dan seseram yang kita bayangin. Kalo kita mau percaya,
dan terus usaha, pasti bisa ko J
No comments:
Post a Comment