Abu hurairah merupakan sahabat Rasul yang sangat pandai dalam hal daya ingat. Ia merupakan seorang yang miskin namun taat, dulu ia merupakan pembantu dari keluarga Busrah, namun pada akhirnya ia dapat menikahi putrid Busrah dengan izin Allah SWT. Karena ia merupakan seorang miskin yang tak punya perniagaan yang harus diurus, lahan pertanian yang harus dikelola, ia memiliki waktu yang lebih luang dan banyak untuk selalu berada bersama Rasullullah. Ia menghabiskan hari-harinya bersama Nabi untuk mengejar ketertinggalan ilmu agama, disebabkan ia merupakan orang yang belakangan masuk islam. Abu hurairah memiliki daya ingat yang sangat baik. Semua hadis yang ia dapat dari Rasul selalu ia ingat dan sampaikan ulang pada sahabat-sahabat yang lain, bahkan banyak orang mengira bahwa ia mengada-ada karena tahu jauh banyak hal mengenai rasul, padahal itu semua karena ia selalu berada bersama rasul ketika sahabat yang lainnya sibuk dengan urusan dagang mereka.
Dulu, pernah ada orang-orang yang bermaksud untuk menguji daya ingatnya, ia bernama Marwan Bin Hakam, ia mengundang Abu Hurairah dan memintanya untuk menceritakan apa-apa tentang Nabi, lalu secara diam-diam dia meminta sekretarisnya untuk mencatat semua hal yang diucap Abu Hurairah dari balik bilik, kemudian setahun kemudian ia kembali menanyakan Abu Hurairah tentang rasulullah, dan ternyata tak ada sepatah kata pun yang ia lupa! Subhanallah.
No comments:
Post a Comment