Sunday, 1 July 2012

Selama Apapun Kalian Bersama, Akan Lebih Lama Lagi Kalian Berpisah

Minggu siang ini, nampak berbeda dengan minggu-minggu sebelumnya. Sebuah keluarga tercinta yang selalu berkumpul bersama akhirnya harus berpisah. Sebenarnya ini bukan cerita sedih atau mengharukan, ini hanya sebuah guratan kata-kata tentang kisah yang ingin aku tulis saja.

Lihatlah kembali judul tulisan ini, Selama Apapun Kamu Bersama, Akan Lebih Lama Lagi Kamu Berpisah,saya teringat akan malam-malam beberapa tahun lalu ketika papa menceritakan cerita-cerita masa lalunya. Cerita tentang perjuangan, pahit, getir dan bahagianya kehidupan yang ia lalui selama lebih dari setengah abad lamanya. Kala itu, satu dari saudaraku telah menyelesaikan kuliahnya dan tibalah saat baginya untuk pergi memulai kehidupan baru dan perjuangan baru di tempat yang baru pula. Seorang ayah yang sudah puluhan tahun membesarkan tentu pasti  merasa senang jika melihat anaknya sudah bisa berdiri sendiri, namun tentu perasaan sedih dan kehilangan terkadang hinggap tatkala ia sadar bahwa mulai hari esok, ia tak kan melihatnya lagi di setiap paginya. Walau tak pernah ia perlihatkan perasaannya itu, tapi aku bisa merasakan apa yang ada di dalam hatinya.

Malam itu jugalah ia berkata padaku, bahwa aku harus selalu bersyukur atas kebersamaan yang selama ini masih bisa aku rasakan, walau terkadang kesal dan resah selalu aku rasakan saat mereka mengganggu atau bermain denganku. Ku lihat matanya, begitu dalam ia mengenang semua masa lalu saat ia berkumpul bersama keluarganya. Kini semua sudah memiliki kehidupan masing-masing, mereka sudah berada jauh dan mungkin hanya bertemu sesekali dalam beberapa tahun lamanya.

Aku pun terbawa suasana, semua kenangan tentang kebersamaan kami selama bertahun-tahun terlintas begitu jelas di kepalaku. Haru aku membayangkan semuanya. Lalu papa berkata lagi padaku, bersyukurlah dengan kebersamaan ini, nikmati saja semuanya, senangnya, sedihnya, karena selama apapun kalian hidup bersama, akan lebih lama lagi kalian berpisah. Ya, benar sekali, ungkapku dalam hati. Mungkin hari ini aku masih hidup bersama ayah, ibu, dan kakak-kakkku, tapi mungkin hanya dalam beberapa tahun lagi semua akan berubah. Aku mulai menyesal telah terlalu sering mengeluh. Betapa kebersamaan ini akan segera berakhir dan memulai kehidupan baru di tempat baru.

Ya, sama seperti minggu siang ini. Minggu dimana satu saudaraku kembali pergi untuk memulai kehidupan barunya. Perkataan papa memang benar, dan mulai hari ini walaupun sendirian, aku akan terus menikmati kebersamaan yang masih bisa aku rasakan bersama papa, mamah, dan sepupuku. Semua harus benar-benar dilewati dengan senyuman dan keikhlasan, sebelum kita punya kehidupan baru dan pergi selama waktu yang tak pernah kita tahu berapa lamanya.


Kebersamaan memang indah, tapi jika kita terus berkumpul saja, tentu tak akan membuat perubahan. Beberapa harus pergi keluar agar kita mendapat hal yang lebih baik lagi..
Jalani saja, nikmati saja, sebelum semuanya berakhir tanpa kita sadari..



No comments:

Post a Comment