Sore ini, sambil menunggu jadwal
memencet bel sekolah saya duduk di depan netbook bersama beberapa rekan guru
lainnya. Jadwal piket ini memaksa saya untuk berdiam di meja piket yang panjang
ditemani dengan mesin bel, microfon, serta setumpukan buku-buku data siswa dan
guru.
Tidaklah mudah bertugas disini, memang terdengar simpel, hanya perlu
memencet bel, mendata siapa saja siswa yang melakukan pelanggaran, serta
mengisi kelas yang kosong. Tapii.... sebenarnya sangat membosankan... Mataku
jadi lebih mudah dan lebih ingin untuk menutup rapat, ditambah suasana ruangan
yang sepi karena ditinggal para guru ke kelas, walhasil nafsu saya untuk makan
jadi lebih tinggi. Mungkin terdengar aneh, tapi memang itu yang saya rasakan.
Membayangkan banyaknya tukang makanan di luar sekolah membuat saya ingin
mencicipinya satu per satu.
Setelah
mulai merasa kenyang dan semakin ngantuk, saya pun membuka netbook yang telah
menanti untuk dinyalakan. Beberapa artikel saya baca sampai akhirnya saya rindu
untuk menulis lagi. Kesibukan sekolah yang membuat saya merem melek benar-benar
memberhentikan saya untuk menulis sementara. Ahh, pokoknya say kanagen dunia
tulis menulis.... nantikan edisi selanjutnya yaa ceman ceman J
Sama, kangen nulis..
ReplyDelete#bentar lagi nulis skripsi kok *lho? :D
Ulan, follow mee.. follow mee ;)
(Zakiyah)
ciyuss ciyus? miapah? mialah?
ReplyDelete